Kisah cinta dari masakan kuliner tanjungpinang

Sotong masak itam

                Di sebuah desa kecil dipinggir kali hidup lah seorang anak yang bernama Endang , anak ini hidup dengan keluarga nya yang sangat sederhana , dia adalah dari keluarga yang kurang mampu yang untuk makan saja dia harus mencari sebuah pekerjaan sambilan , Endang adalah anak yang rajin di desa nya dan cantik pula sampai dia di kenal sebagai “kembang desa” . ayah endang yang bekerja sebagai buruh tani hanya lah orang yang tidak mampu dan ibu nya adalah tukang cuci baju yang sehari-harinya kerja di sebuah toko di desa itu.
            Pada suatu ketika ada anak kuliahan yang sedang PKL(Praktek Kerja Lapangan) di desa yaitu tentang mencari atau mentelaah kuliner apa saja yang ada didesa itu . ada 4 orang anak yang kuliah di universitas negeri yang berada di jawa . mereka dating jauh-jauh ke desa ini untuk menyiapkan hasil skripsinya tentang kuliner .mereka adalah Ana,Daniel,Meidina, Dan Antok. Mereka ini memiliki kepribadian yang berbeda , Ana yang suka menulis Cerpen ,Daniel yang suka membuat suatu masakan , Meidina yang suka menggoda cowok, dan Antok yang penggila cewek. Mereka kuliah dengan mengambil jurusan ilmu ekonomi mendapat kan PKL di desa di daerah Sumatera.
            Ketika mereka sampai di desa itu mereka terkejut kenapa bisa ada bau harum yang terpancar saat masuk ke desa itu . tak lama kemudian kepala desa pun datang dan menyambut kedatangan mereka , “Selamat datang nak , didesa kami . semoga kalian betah ya PKL disini” pak kades pun menyapa kami dengan ramah. Ternyata kami dihidangan kan kuliner khas dari desa tersebut. Banyak makanan yang dihidangkan seperti sayur lodeh , sayur asam, ikan bakar, roti canai , dan lain-lain .
            Mereka tinggal bersama keluarga endang yang berdomisili di sebuah sudut desa yang tidak jauh dari balai desa tempat kami disambut tadi. Mereka tidur di sebuah lantai yang beralaskan kayu , dengan sejuknya udara didesa mereka diberikan selimut agar hawa dingin nya tidak sampai ketulang.         
                Pagi hari yang cerah kami dihidangkan semangkuk kuliner khas dari daerah melayu yang bernama “Sotong Masak Itam” kuliner ini adalah kuliner favorit dari desa tersebut  . Endang menyajikan kuliner khas ini kepada para mahasiswa yang menginap dirumahnya ,dengan ramah endang menyapa para mahasiswa-mahasiswa itu ”Selamat Pagi kakak ,ayo dicoba masakan saya ini “ dengan ramahnya dia menyapa , Antok pun menjawab “Wah , lezat sekali kuliner ini. Kamu belajar dari siapa Endang??” Endang pun menjawab “saya diajarkan oleh nenek saya tentang kuliner ini kak” , mereka langsung membuat judul skripsi nya yaitu “Sotong Masak Itam” dan mentelaah bagaimana cara membuat nya untuk dipresentasikan ke dosen mereka.
            Tak terasa sudah dua hari mereka ada didesa ini mereka juga bersosialisai tentang kuliner-kuliner yang ada di Indonesia seperti kerak telor,,nasi padang , roti canai ,dan lain-lain ,mereka ditemani Endang untuk mencari bahan-bahan yang di perlukan saat demo masak nanti , mereka ke pasar induk desa untuk mencari bahan-bahan yang diperlukan . setiba nya dipasar induk itu banyak masyarakat yang sedang asik berjualan dan melayani pembeli,banyak permintaan dari pembeli tersebut kami kewalahan mencari tempat yang sepi untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk demo masak nanti.
            Tiba lah saat demo masak dimulai , bayak orang-desa yang melihat keterampilan para mahasiswa tersebut dalam mengolah makanan terlebih lah si Daniel yang suka membuat hal-hal baru di dunia kuliner . saat mereka memulai acara demo masak di balai desa ,mereka didampingi oleh para perangkat desa yaitu sekretaris kepala desa yang juga sebagai penerjemah Bahasa mereka.dalam menu yang di masak oleh mahasiswa ini menu utama yang dibuat yaitu Sotong masak itam yang dipadukan dengan rempah-rempah hasil perkebunan yang ada didesa itu sendiri, setelah selesai demo masak , mereka memberikan kepada warga-warga desa untuk mencicipi hasil yang mereka demo kan tadi , alhasil para masyrakat senang atas kuliner mereka yang dipadukan dengan rempah-rempah.

            Saat para mahasiswa itu pulang kerumah Endang memberi kan pujian istimewa kepada mereka dan memberikan pujian lebih ke Antok ,mungkin Endang suka dengan Antok yang penggila dengan gadis belia ini . mereka pun kemana-ma selalu berdua dan Endang membantu menyelesaikan skripsi nya Antok ,  mereka pun akhir nya saling mencintai , yang awalnya hanya PKL di desa nya sekarang mereka telah resmi nikah dengan sah di balai desa , dan Antok pun telah lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan. Mahasiswa itupun menjadi sarjana ekonomi yang merintis pekerjaan nya di dunia sosial.         

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah cinta dari masakan kuliner tanjungpinang"